Halaman ini menjelaskan prinsip kerja redaksi Janganjangan: bagaimana topik dipilih, bagaimana tulisan diperiksa, dan bagaimana kesalahan diperbaiki.

Prinsip dasar

  1. Hiburan dengan konteks. Nada tulisan ringan, tapi pembaca harus bisa membedakan pengamatan, dugaan, dan data.
  2. Fokus pada pola, bukan orang. Kami membahas kebiasaan umum, bukan menilai individu.
  3. Sumber disebut. Bila artikel memakai data atau penelitian, rujukannya dicantumkan atau ditautkan.
  4. Koreksi terbuka. Kesalahan diperbaiki dengan catatan, bukan dihapus diam-diam.

Proses produksi

TahapYang dilakukan
PerencanaanPemilihan topik per kanal, mempertimbangkan minat pembaca dan ketersediaan bahan
Penulisan drafPenyusunan naskah mengikuti format redaksi, dibantu sistem otomatis
PemeriksaanPenyunting memeriksa nada, akurasi klaim, dan risiko tafsir yang menyesatkan
PenerbitanArtikel tayang dengan tag kanal, gambar, dan ringkasan yang rapi

Pemisahan iklan dan redaksi

Konten yang dibayar pihak lain selalu diberi label jelas. Materi iklan tidak ditulis dengan gaya artikel redaksi tanpa penanda, dan tidak ada penempatan iklan yang menyerupai artikel.

Bahasa

Kami memakai bahasa Indonesia sehari-hari. Istilah teknis yang lazim dipakai dalam bahasa Inggris, seperti impressions atau engagement, tetap ditulis dalam bentuk aslinya agar tidak menimbulkan salah paham.

Etika

Kami mengikuti prinsip umum etika jurnalistik: akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab. Pedoman teknis untuk konten siber ada di halaman Pedoman Media Siber.